Kamis, 14 Februari 2019

Immawan Wahyudi: “Gunungkidul Terdepan dalam Pelayanan Publik Berbasis IT”


Bertempat di aula Kecamatan Playen acara Musrenbang RKPD 2020 tingkat Kecamatan Playen berlangsung pada hari Kamis (7/2). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Bapeda Gunungkidul, Forkompinca, seluruh kepala desa, pinpinan lintas sektor, tokoh-tokoh pemuka masyarakat serta dari unsur PKK kecamatan dan desa.

Dalam kata sambutannya, Camat Much Setyawan Indriyanto, SH, MSi menyampaikan bahwa sebelumnya sudah dilaksanakan pra musrenbang beberapa kali sehingga kegiatan siang ini diharapkan tidak terlalu menyita waktu dalam mendiskusikan materi program perencanaan tahun 2020. Hal ini diperkuat dengan sudah selesainya entri data perencanaan secara formal dan sudah masuk dalam draf PAGU indikatif. Total anggaran yang diusulkan mencapai 119 Milyard, sedangkan dalam PAGU-nya maksimal hanya 7 M.


Beliau menyampaikan begitu banyak potensi wilayah Playen yang tidak mungkin didanai dari sumber APBD hasil musrenbang. Beliau berharap agar ke depan gagasan-gagasan atau inovasi pembangunan dari masing-masing desa bisa dicarikan sumber dana lain, seperti APBN, APBN tingkat propinsi serta Danais yang tahun 2020 nanti langsung diterimakan di tingkat kabupaten.

“Ada beberapa rencana strategis pengembangan kawasan Kecamatan Playen,” lanjut Camat, “antara lain: Pertama, pembukaan pintu masuk Gunungkidul melalu utara yaitu melewati Prambanan-Nglangggeran-Wotgaleh-Ngalang, lalu masuk ke Playen. Kedua, pembukaan pintu masuk Gunungkidul lewat jalur selatan, yaitu dari Selopamioro Bantul menuju Kedungwanglu Desa Banyusoco. Ketiga, rencana eksplorasi air bersih dari Desa Banyusoco untuk mensuplai kebutuhan air di kawasan Bantul bahkan sampai ke Sleman. Keempat, perlunya menangkap perkembangan ekonomi yang semakin pesat di Kecamatan Playen dengan membuka beberapa taman kuliner serta pasar desa di Playen.

Pada acara paparan, “Isu strategis  dan Arah kebijakan Pembangunan di Tahun 2020 serta informasi Pembanguan Tahun 2019,” Agus dari Badan Perencanaan daerah Kabupaten Gunungkidul menyampaikan harapannya pada peserta musrenbang agar kesempatan ini kali digunakan untuk mengembangkan wawasan perencanaan program pembangunan yang lebih jauh ke depan, mengingat perkembangan pembangunan di Kabupaten Gunungkidul dan khususnya di kecamatan Playen cukup pesat. Beliau mengajak agar rencana program dimasing-masing desa bisa sinergis dan sesuai dengan RPJMD Kabupaten. Pengembangan jalan pintu masuk Gunungkidul dari kawasan utara dan selatan, pengelolaan tata ruang yang akomodatif terhadap meningkatnya pembangunan perumahan di Playen, pembangunan taman-taman kuliner serta pengembangan potensi wisata alam hendaknya dicarikan anggaran dari APBN, APBD Provinsi dan dari Danais.
Sedangkan menyoroti hasil pembangunan tahun 2019 data di Kabupaten Gunungkidul, Agus menunjukan data-data sbb:


1. Angka IPM masih berada pada lewel terendah dibanding Kabupaten Kota lain (dari sudut lama sekolah);

2. Angka kemiskinan sudah turun dari 23 persen menjadi 17,12 persen , sudah melampaui target 17,79%;

3. Pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dari 5% menjadi 4,9%;

4. Indeks lingkungan hidup pada angka 53,57 %, sedangkan ditargetkan sampai 70%;

5. Angka pengangguran absolut ada 1,22 % (belum dihitung penduduk status setengah pengangguran);

6. Kunjungan wisata mencapai angka 3,5 juta jiwa (belum termasuk obyek wisata non retribusi pemerintah;

7. Lama tinggal kunjungan wisata baru pada angka 1,2 dengan target sampai 1,53;

8. Pelayanan birokrasi pada public meraih status WTP.

Sedangkan Wakil Bupati Gunungkidul
, DR Immawan Wahyudi MH, dalam kata sambutannya mengharapkan agar dalam membuat perencanaan program kedepan itu bisa holistik, komprehensif dengan cara belajar dengan masa lalu, melihat masa kini dan merencanakan di masa depan. Beliau menghargai apa yang telah dicapai pada pemerintahan Bupati Gunungkidul saat ini. Banyak prestasi keberhasilan yang telah diraih. Di tahun 2018 telah diraih 21 penghargaan  keberhasilan pembangunan tingkat nasional. Satu di antaranya adalah keberhasilan dalam menerapkan pelayanan birokrasi pada rakyat dengan menggunakan aplikasi sistem informasi dini berbasis IT dengan angka sampai 99% mengungguli kabupaten/kota yang lain di DIY. Harapan beliau agar kemajuan IT ini digunakan untuk sebesar-besarnya memajukan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul. Melalui teknologi IT banyak potensi destinasi alam serta kuliner yang bisa diekspos dan dijual pada wisatawan manca. Pesan beliau agar perkembangan yang pesat di bidang pariwisata ini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Gunungkidul. Beliau mencontohkan agar kita mampu mengkiblat pariwisata di Bali dari sisi positif dan meninggalkan dampak negatifnya.(*) [Drs Edy Pranoto, Manager BPKB Playen]

Rabu, 13 Februari 2019

Studi Banding Kader IMP Tegalrejo Yogyakarta ke Kampung KB Kayubimo Tanjungsari


Hari Selasa (29/1), Kampung KB Sempulur Padukuhan Kayubimo, menerima kunjungan dari Forum IMP kecamatan Tegalrejo Yogyakarta, yang maksud tujuannya akan melihat kegiatan Kampung KB khususnya dalam pengelolaan kelompok kegiatan Tribina (BKB, BKR, dan BKL), serta pembuatan Rumah Data Kependudukan.

Tepat jam 10.30 WIB, tamu sudah sampai di Padukuhan Kayubimo, yang digunakan sebagai lokasi penyambutan tami dari Forum IMP kecamatan Tegalrejo, yang dipimpin oleh Triyana SE (PKB Kecamatan Tegalrejo) bertindak sebagai pimpinan rombongan.

Tepat jam 11.00 WIB acara pun dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan tentunya Mars Keluarga Berencana. H Sutono Kepala Desa Kemadang, dalam sambutan selamat datang menyampaikan bahwa Desa Kemadang merupakan desa yang berprestasi. Banyak prestasi yang telah diraih, salah satunya pada tahun 2018 berhasil meraih sebagai juara I Lomba Desa tingkat Propinsi daerah Istimewa Yogyakarta, dan juara I tingkat Nasional. Beliau juga menyampaikan bahwa juga sebagai kepala desa telah berhasil menjadi Motivator KB Pria Teladan tingkat Nasional. Prestasi yang sangat membanggakan, beliau menambahkan.

Triyana SE yang bertindak sebagai pimpinan rombongan, dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya ke Kampung KB Sempulur Padukuhan Kayubimo, yang tidak lain guna menimba ilmu, ngangsu kawruh, tentang pengelolaan Kampung KB, dan kegiatan Tribina, serta pembuatan Rumah Data Kependudukan. Beliau juga mengajak untuk saling berbagi pengalaman, yang baik di Kayubimo akan diterapkan ke kecamatan Tegalrejo, demikian pula yang baik di kecamatan Tegalrejo siap untuk menularkannya ke kampung KB Kayubimo.

Tibalah presentasi dari Ketua Kampung KB Sempulur Padukuhan Kayubimo. Susmianto yang didaulat menjadi ketua kampung KB Sempulur, menyampaikan dengan detail kegiatan kegiatan yang telah dilaksanakan Kampung KB. Cukup membanggakan, hampir semua lintas sektor mempunyai peran mengadakan kegiatan di Kampung KB, antara lain dari Puskesmas, Pertanian, Peternakan, KUA, Polsek semua mempunyai peran, dengan meluncurkan kegiatannya di Kampung KB Sempulur, yang tujuan akhirnya tidak lain meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Acara seremonial pun selesai, yang dilanjutkan dengan kunjungan lapangan. Dimulai dengan melihat administrasi Kelompok Tani Dadi Subur, yang bertempat di sekretariat KT Dadi Subur (rumah Bapak Rugono), yang dilanjutkan melihat Rumah Data Kependudukan Kampung KB Sempulur. Perjalanan dilanjutkan dengan melihat kebun sayuran, tanaman obat-obatan. Setelah kunjungan lapangan selesai, tamu dari kecamatan Tegalrejo juga berkenan melihat administrasi Poktan Tribina yang sudah dipersiapkan di Balai Padukuhan Kayubimo.

Tepat jam 13.00 WIB kunjungan lapangan dinggap sudah cukup, dan acara pun dimulai kembali dengan penyampaian kesan dan pesan. Ketua Forum IMP Tegalrejo yang saat itu didaulat menyampaikan pesan dan kesan, menyampaikan terimakasih atas sambutannya yang luar biasa, dan beliau juga menyampikan cukup terkesan pada pelaksanaan kegiatan di Kampung KB Sempulur, yang sudah berjalan dengan baik, dan dukungan dari lintas sektorpun juga sangat baik, semoga kondisi ini juga bisa dilaksanakan di kecamatan Tegalrejo.

Sutino, kepala dusun Padukuhan Kayubimo dalam sambutan pelepasannya, mengungkapkan mohon maaf apabila dalam penyambutannya kurang memuaskan. Dengan penuh semangat Sutino mengungkapkan dengan penuh semangat, bahwa Kampung KB Sempulur pasti dapat meningkatkan kesejahteraan kelaurga apabila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Tepat jam 13.30 WIB acara berakhir, yang ditutup dengan foto bersama sebagai kenangan. Pesan yang dapat disampikan melalui kegiatan adalan “Kebersamaan adalah Kunci Kesuksesan”.(*) [Sihana Yuliarto, kontributor Tanjungsari]

Geliat Kampung KB Wonolagi; Ekonomi Produktif Kian Bertumbuh


Selasa (12/2) PKB Kecamatan Playen melakukan pembinaan kelompok BKR Sinar Muda di kampung KB Wonolagi. Acara ini di hadiri oleh Ketua Pokja Kampung  KB, Tawikan, serta kader ananggota BKR. Acara dibuka dengan menyanyikan Mars KeluargaBerencana.

Pada kesempatan ini Tawikan menyampaikan rasa terimakasih pada ibu-ibu kader yang tanpa lelah terus berkarya  demi kemajuan masyarakat Wonolagi. Sementara itu Koordiantor PKB Playen, Drs Edy Pranoto menyampaikan tentang pentingnya kemandirian kelompok dalam berkegiatan, tanpa harus menunggu pendampingan dari petugas KB. Beliau juga menyampaikan tata cara pertemuan kelompok yang baik, runtut dan dinamis. Dalam kesempatan ini, Edy juga mengajak agar semua kegiatan terdokumentasi dengan tertib baik di dalam progress laporan kampung KB maupun di pembukuan kelompok BKR.

Menyinggung soal perkembangan Kampung KB Wonolagi, Edy mengajak pada semua pihak dibawah pimpinan Tawikan untuk terus berjuang menggemakan Kampung KB melalui berbagai kegiatan, seperti: terus mempromosikan embrio wisata Tirta Mandiri, penanaman tumbuhan buah naga atau tanaman bunga di sepanjang jalan menuju lokasi Kampung KB sebagai destinasi alam, penjualan camilan ringan produk UPPKS berlabelkan Kampung  KB, dan keterpaduan program dengan Kampung Rahmah yang baru saja diresmikan oleh Camat Playen tanggal 6 Februari 2019 kemarin.

Sedangkan Mugimin, selaku Pembina wilayah, menyampaikan beberapa sarana ntuk mendukung kelancaran KIE, seperti leaflet kesehatan reproduksi, lembar poster Kampung KB, buku lembar balik Peran Orang Tua dalam Pengasuhan Remaja.

Kartini sebagai PUMK Kecamatan memberikan penjabaran tentang anggaran untuk kegiatan BOKB di tahun 2019. Karena anggaran untuk kampung KB sudah harus berbagi dengan kampong KB desa lain maka diharapkan pengertian pesrta semua untuk tidak mengurangi semangat di dalam berkegiatan, demikian dikatakan oleh Kartini.

Pada sesi berikutnya ditampilkan kader BKR, Tri Haryatun, yang mempraktekkan penyuluhan dengan menggunakan alat peraga lembar balik penyuluhan. Kali ini diberikan materi tentang Peran Orang Tua Dalam Pengasuhan Anak. Untuk menambah dinamisme kelompok, peserta diajak berdiskusi dan curah pendapat tentang pengalaman dalam mendidik anak masing-masing.

Pertemuan kali ini juga menampilkan produk kue olahan hasil karya ibu-ibu UPPKS Sumber Rejeki kelompok Tri Bina berupa criping pisang dan kue bolu.  Menurut keterangan yang diberikan oleh Ny Muryani selaku ketua kelompok, bahwa semenjak ada Kampung KB dan bersinergi dengan Kampung Rahmah, ibu-ibu menjadi aktif memproduksi makanan ringan berupa criping pisang dan kue bolu dengan memanfaatkan bahan alam lokal. Kegiatan ini telah menyerap tenaga kerja sejumlah 18 orang ibu. Untuk pemasarannya sudah keluar dusun, bahkan sudah sampai Kecamatan Patuk dan pasar Playen.

Di sesi campur sari, terungkap harapan besar dari warga Wonolagi terhadap penyelesaian pembangunan jembatan Gantung Nawa Cita yang ditargetkan selesai pada bulan Desember 2018 tahun lalu. Jembatan gantung yang dibangun mulai bulan Oktober 2018 dengan peletakan batu pertama dilakukanoleh para pejabat teras atas dari Departemen Kimpraswil, DPRD Gunungkidul, dan pejabat eksekutif lain terhenti sudah sejak awal Januari 2019. Masyarakat berharap agar di tahun 2019 ini proyek pembangunan sudah bisa dilanjutkan untuk penggarapan papan bagian atas. Acara diakhiri dengan kembul makan bersama sayur asem lauk wader, lele khas dusun Wonolagi. Acara selanjutnya dilakukan kunjungan PKB ke lokasi pembangunan jembatan Gantung Nawa Cita yang sudah selesai pada tahap pembangun an pondasi jembatan dan pembuatan saluran irigasi.(*) [Direktur BPKB Playen, Drs Edy Pranoto]