Jumat, 21 Juli 2017

25 Kader BKS Se-Karangmojo Dalami KKA dan Administrasi BKB

 Sebanyak 25 orang kader BKS yang merupakan perwakilan dari kelompok kegiatan (Poktan) di seluruh kecamatan Karangmojo hadir di gedung BPKB Karangmojo, Jumat (21/7). Mereka akan menerima penyuluhan BKS (Bina Keluarga Sejahtera). Tidak seperti biasanya, kali ini yang menjadi narsum adalah dari kalangan kader sendiri.

Narsum pertama adalah Yuliarti, kader dari BKB “Menur”, Dusun Bendungan, Desa Bendungan, Kecamatan Karangmojo. Yuliarti menyampaikan materi tentang permainan monopoli ala BKB. Disampaikan cara permainannya dengan pelan namun jelas dan pasti, sehingga para kader bisa memahaminya. Setelah materi, dilanjutkan praktik permainan monopoli. Para kader antusias bermain monopoli, dan berharap bisa mempraktikkannya di kelompok masing-masing. “Namun karena alat permainannya terbatas, mungkin bisa bergantian antar satu kelompok dengan lainnya,” ujar Dinarsih, Koordinator PKB Karangmojo.



Materi yang kedua disampaikan oleh Sri Muji Astuti, kader dari BKB “Menur” juga. Beliau menyampaikan materi tentang cara pengisian kartu KKA untuk memantau tumbuh kembang balita di masing-masing kelompok BKB. Materi ini penting, karena selain ada kader yang belum lihai cara pengisiannya, ada juga beberapa kelompok yang kadernya baru, sehingga butuh pengetahuan teknis cara pengisiannya. Selain tentan KKA, Sri Muji juga mengisi materi tentang administrasi kelompok BKB dengan mengacu buku panduan dari BKKBN serta pengembangannya.


Materi terakhir diisi oleh Koordinator PKB, Dinarsih, tentang kantong BKS. “Pesan kantong BKS sebenarnya fleksibel saja. Baik teknis maupun kontennya, bisa menurut kreasi masing-masin kader, sesuai kondisi kelompok masing-masing, tidak harus saklek merujuk ke juknis. Tetapi kalau ambil mudahnya, ya memang mengacu ke juknis saja. Yang utama dan penting, isi pesan harus sampai pada sasaran program,” simpul Dinarsih di akhir materi.(*) 
@dinarsih-karangmojo

1 komentar: