Kamis, 27 Juli 2017

Camat Semin Harapkan Toma dan Toga Jadi Teladan dan Penggerak Program KKBPK

Hari ini, Kamis (27/7) berlangsung Rapat Koordinasi Lintas Sektor Program KKBPK dan Pembinaan KB Pria di RM Jatisemi, Jirak, Semin, Gunungkidul. Acara ini dihadiri oleh Camat Semin, Drs Barji beserta unsur Muspika Semin, kepala dinas instansi lintas sector se-Kecamatan Semin, Kades se-Kecamatan Semin serta Toga dan Toma se-Kecamatan Semin.                       

Dalam sambutannya, Camat Drs Barji menyampaikan materi tentang pentingnya peran para tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menyukseskan program KKBPK di wilayah Semin. “Jangan sampai seperti kejadian di daerah lain, di mana ada provokasi untuk menggagalkan program KKBPK dengan semboyan banyak anak dan banyak istri. Yang semacam itu jangan sampai terjadi di wilayah Kecamatan Semin,” tegas Camat. Beliau sangat berharap agar para toga dan toma bisa menjadi teladan dan penggerak dalam rangka  mewujudkan keluarga yang tentram, damai, dan berkualitas.              
         
Rapat kali ini juga dihadiri oleh narasumber dari DP3AKBPMD Gunungkidul yang juga sekaligus Kabid KB,  Drs Wijang Eka Aswarna, MSi. Dalam paparannya, Wijang menyampaikan bahwa program KKBPK meliputi 3 bidang, yakni kependudukan, KB dan pembangunan keluarga. Kemudian beliau memberi penekanan pada aspek KB Pria, karena secara umum angka kesertaan KB Pria di  Gunungkidul masih sangat rendah. “Saya berharap, hadirin semua yang ada di sini, terutama tokoh agama dan tokoh masyarakat bisa ikut membantu sosialisasi KB Pria ini. Tidak usah khawatir soal legitimasi, karena MUI juga sudah memfatwakan bahwa MOP atau medis operasi pria itu tidak melanggar agama, karena bisa direkanalisasi,” ungkap Wijang.      
                
Setelah materi dari Kabid KB, masing-masing elemen lain juga menyampaikan programnya yang berkaitan dengan tema rapat. Pada intinya, semua  unsur dan stakeholder mendukung program KKBPK di Semin dan sama-sama sepakat untuk bersinergi satu sama lain, baik dari jajaran Muspika, KUA, UPT Puskesmas, Pemerintah Desa, termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat.


Sementara itu, Koordinator PKB Semin, Dra Lilih Eryani mengatakan bahwa kegiatan ini didanai dari DAK, dan tujuannya adalah untuk mengkoordinasi pelbagai pihak terkait demi mendukung suksesnya program KKBPK di Kecamatan Semin. “Sebab, tidak mungkin kita bergerak sendiri dalam menjalankan program KKBPK. Apalagi ini kan urusan wajib setiap pemerintah daerah. Jadi, memang semua harus dilibatkan. Secara khusus, kami memang sangat menaruh harap pada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengampanyekan program ini di tingkat lapangan,” pungkas Lilih.(*)
Lilih Eryani (kontributor Semin)

1 komentar:

  1. Keterpaduan penggarapan Program KKBPK, harapan hasil maksimal

    BalasHapus