Kamis, 31 Agustus 2017

Kades Ngawis, Karangmojo: "Tahun 2018, Honor Kader Naik Jadi Rp 50 Ribu/Bulan!"

      Hari ini, Rabu (30/8) Tim Monitoring Evaluasi Posyandu Tingkat Kabupaten Gunungkidul mendatangi Posyandu "Mekar", Padukuhan Karanganom 1, Desa Ngawis, Karangmojo.
      Tim datang pada jam 09.10 dan langsung melakukan pengamatan. Menyambut kedatangan Tim Monev, Tribina langsung bersimulasi; BKB dengan monopoli anggota kelompok umur 4-5 tahun, BKR dengan monopoli anggota kelompok 14-21tahun, dan BKL dengan senam otak.
 


      Tim Monev terdiri dari Dinas Kesehatan Kabupaten, PKK Kabupaten, dan dari bidang PM DP3AKBPMD Gunungkidul. Setelah pengamatan selesai, acara dilanjutkan dengan seremonial, yang diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya diikuti semua hadirin, dilanjutkan paduan suara Mars KB dan Mars Hidup Sehat.

      Ucapan selamat datang disampaikan oleh Kades Ngawis, Anjar Kurniawan, AMd. Kades menyatakan terimakasih kepada pengurus Posyandu Mekar, karena masuk 5 besar se-Kabupaten Gunungkidul. Anjar juga mengatakan, bahwa dana desa yang untuk bidang KB-Kes sudah sesuai jatahnya. "Tahun 2018 honor kader insya Allah akan naik menjadi 50 ribu, dari sebelumnya 40 ribu (th 2017)," ujar Anjar yang disambut tepuk tangan oleh para kader KB-Kes.

      Berikutnya adalah paparan oleh ketua Posyandu Mekar, Sri Winarsih. Dalam paparannya disampaikan bahwa Posyandu Mekar sudah berintegrasi dengan PAUD, BKB, BKR, BKL, dan UPPKS, walaupun pelaksanaannya belum rutin tiap bulan, tetapi tiga bulan sekali. "Kami juga ada program inovasi, khususnya penggalangan dana sehat dari tiap KK Rp 2000/KK/bulan untuk RT 1, 3, dan 4, dan Rp 1000 di RT 2, dikelola oleh kader. Peruntukannnya adalah jika sakit opname akan disubsidi 300 ribu, sedangkan jika meninggal ada subsidi 400 ribu," ujar Sri.

      Acara berikutnya adalah kesan pesan oleh Tim Monev, yang disampaikan oleh Suharyanta, SKM, Kabid Promkes Dinkes Gunungkidul. Dalam pesan-kesannya, Suharyanta mengatakan bahwa Posyandu Mekar sambutanya sangat baik, dan menariknya sudah berintegrasi dengan Tribina. Diharapkan agar pegiatnya tidak hanya kaum ibu, tetapi juga para bapak. "Harapan saya, semoga kondisi ini bisa terus ditingkatkan," ujar Suharyanta.

      Tim dilepas oleh Camat Karangmojo, Drs Wastana. Dalam sambutannya, Camat mengatakan bahwa kader tidak butuh nilai, tetapi yang dibutuhkan penghargaan. Disampaikan oleh Wastana, bahwa Karangmojo untuk tahun 2017 yang masuk nominasi ada 2 Posyandu, satu wilayah kerja Puskesmas 1, yaitu Mekar, sedangkan satunya wilayah kerja Puskesmas 2, Posyandu Ngudi Waras, Dusun Watudalang, Desa Bendungan, yang sudah dinilai tanggal 23 Agustus yang lalu.(*) [dinarsih, koord pkb karangmojo]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar