Selasa, 29 Agustus 2017

Pembinaan PA dan Penyuluhan BKL di Semanu dan Pacarejo

[Catatan Penyuluhan]

      Kegiatan hari ini, Sabtu (27/8), meski bukan hari kerja, saya melaksanakan pembinaan PA dan penyuluhan MOW bagi kelompok SPP (simpan pinjam perempuan) & UEP (usaha ekonomi produktif ) di Dusun Bendorejo, Semanu. Anggota kelompok ini 20 orang, PUS 15, dengan perinsian PA IUD 4, suntik 7, pil 3, IAS 1 orang. 



      Struktur kelompok ini, sebagai ketuanya adalah Tari Purwanti,  bendahara Hartati, dan sekretaris Ani Ramini.




      Dalam sesi tanya jawab, ada hadirin yang bertanya, jika sudah menopouse, apa bermasalah jika IUD tidak dilepas. Saya jawab, tergantung IUD-nya. Jika IUD-nya model yang untuk  seumur hidup, ya tidak apa-apa bila tidak dilepas. Sebaliknya, jika  IUD biasa yang ada kadaluwarsanya, maka harus dilepas jika sudah waktunya. Karena jika tidak justru akan berbahaya menaruh barang asing dalam tubuh.


      Senin (27/8) pagi, saya mendatangi kelompok BKL, yakni kelompok dasawisma, di Dusun Jasem Lor, Pacarejo, Semanu. Saya menyampaikan tentang filosofi "SEMBUR (doa), TUTUR (nasehat), WUWUR (modal)". Dengan filosofi itu, para lansia diharapkan bisa berperan serta dalam menyuksesan program KKBPK dalam membimbing anak cucu masing-masing. Salam KB!!! (*) [Sri Wulan Kingkin, PKB Semanu]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar