Jumat, 04 Agustus 2017

PKB Masuk Struktur Pengurus BP4 Girisubo 2017-2022

Kamis (27/7) berlangsung pertemuan bertajuk “Pembinaan Forum Keagamaan” di Pendapa Kecamatan Girisubo, Gunungkidul. Hadir dalam acara ini Camat dan jajaran Muspika-nya, Kepala KUA, Kepala UPT Puskesmas Girisubo, OPD Dinas terkait lainnya, dan juga tokoh-tokog agama Islam dan tokoh masyarakat. Sebagai leading sector acara ini adalah KUA Girisubo. Selain itu, dari pejabat Pemkab Gunungkidul hadir Kabid Kesra Pemda Gunungkidul, Drs Bambang Sukemi, MM bersama-sama dengan pengurus PDHI Gunungkidul.




Dalam sambutannya, Bambang Sukemi secara khusus menekankan dua hal. Pertama, beliau menekankan pentingnya peran tokoh agama untuk menekan ideologi radikal. Tokoh agama harus memberi pencerahan kepada umat atas bahaya radikalisme ini. Kedua, beliau menyarankan dengan sangat agar masjid-masjid segera mengurus IMB (izin mendirikan bangunan). “Ini penting sekali, mengingat peraturan terbaru mengharuskan tempat-tempat ibadah memiliki IMB,” ujar Bambang.


Yang menarik, dalam acara ini, selain sebagai forum pembinaan kegamaan yang dilaksanakan oleh Bagian Kesra Pemkab Gunungkidul, juga untuk pelantikan pengurus baru dari tiga organisasi tingkat kecamatan, yakni LP2A (Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Keagamaan), PDHI (Persaudaraan Djamaah Haji Indonesia) Girisubo, dan BP4 (Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan). Ini karena telah dibentuk pengurus baru untuk masa bakti 2017-2022, dan belum dilantik kepengurusannya.
Setelah melantik pengurus-pengurus baru dari tiga organisasi tersebut, dalam sambutannya, Camat Girisubo, Sukamta, SIP, menyampaikan apresiasi dan selamat kepada jajaran pengurus baru, dan berharap agar bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. Secara khusus, Camat menekankan peran penting BP4. “Harapan saya, BP4 bisa memperkuat komitmen Kecamatan Girisubo yang beberapa waktu lalu sudah deklarasi pencegahan pernikahan dini di Balai Desa Karangawen, yang dimotori oleh BPPM dan DP3KBPMD Gunungkidul. Sebab, sebagaimana kita tahu, kebanyakan perceraian itu terjadi pada pasangan-pasangan pernikahan dini.”

Menanggapi statemen Camat tersebut, koordinator PKB Girisubo, Hudoyo, SSos, menyarakan, bahwa dengan demikian BP4 bisa menyasar kegiatannya bukan hanya pada pasangan-pasangan yang sudah menikah, tetapi lebih penting lagi pada remaja-remaja agar jangan terburu-buru nikah sebelum benar-benar siap.


Dalam kepengurusan BP4 terbaru ini, salah satu PKB, yakni Sabrur Rohim, SAg, MSI, ditetapkan sebagai pengurus yang menangani pengembangan SDM.(*)

Sabrur Rohim (kontributor Girisubo)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar