Selasa, 19 September 2017

Baksos KB BPKB Gedangsari Berhasil Layani 17 Akseptor IUD dan 91 Akseptor Implan

      Senin (18/09) pagi, tidak seperti biasanya, jam 07.00 WIB komplek UPT puskesmas Gedangsari 1 sudah dipadati ibu-ibu yang ingin mendapatkan layanan KB Gratis yang diselenggarakan oleh Balai Penyuluhan KB Kecamatan Gedangsari, bekerja sama dengan UPT Puskesmas Gedangsari 1 & 2, IBI Cabang Gunungkidul dan didukung oleh Dinas DP3AKBPMD dan Perwakilan BKKBN DIY.             

      Dalam pelaksanaanya, warga sangat antusias dan merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, khususnya bagi warga yang tidak memiliki Jamkes atau KIS. Eniyati (44 tahun), salah seorang peserta warga desa Hargomulyo berkata, "Kegiatan (baksos KB) seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung. Saya harap, ke depan bisa dilaksanakan secara rutin."


      Kegiatan Baksos KB ini dilaksanakan dua tahap, yaitu di UPT  Puskesmas Gedangsari 2 yang berhasil melayani 21 implan dan 4 IUD, sementara untuk pelayanan di UPT Puskesmas Gedangsari 1 berhasil melayani 13 IUD dan 70 implan. Sehingga, total layanan baksos KB di Kecamatan Gedangsari 17 IUD dan 91 implan, serta ada 2 calon akseptor yang tidak bisa dilayani karena tidak lolos screening dengan alasan medis.

      Rusmiyati, AMd Keb, selaku koordinator KB UPT Puskesmas, mengaku puas dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. "Di samping bisa memenuhi target jumlah akseptor, tetapi juga mutu pelayanannya tetap bisa dijaga karena adanya balance antara jumlah akseptor yang dilayani dengan ketersediaan alat, obat, dan tenaga medis yang ada dengan rasio 1 banding 7/8," jelasnya dengan. Hal senada juga disampaikan Kasi KS DP3AKBPMD Gunungkidul, Drs  Mahmud Khumaidi, "Walaupun hampir setiap tahun gedangsari ada baksos, tapi saya selalu optimis target pasti terlampaui, dengan tetap memperhatikan kualitas layanan, walaupun momennya massal dan gratis."

      Sambil merapikan kembali inform consent dan K/IV kartu status KB pasca pelayanan, Kiki Irawanti, AMd Keb, yang baru pertama kali merasakan astmosfer baksos KB di Gedangsari (sebelumnya di UPT Puskesmas Playen 1, --red) ikut mengamini apa yang disampaikan oleh Rusmiyati.

      Menurut Totok Hendrastara, Koordinator PKB Gedangsari, tujuan diadakannya baksos KB di antaranya untuk meningkatkan kesertaan KB MKJP khususnya akseptor implan dan IUD, serta capaian KB baru. "Dengan penggunaan MKJP diharapkan nanti bisa menekan angka kelahiran sehingga akan tercipta keluarga yang kecil berkualitas dan tentunya sejalan dengan program pemerintah yakni mewujudkan keluarga atau masyarakat yang bahagia dan sejahtera," pungkas Totok.(*) [purwadi, gedangsari]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar