Senin, 25 September 2017

Camat Girisubo Ajak Toma/Toga Sosialisasikan MOP

      Senin (25/9) berlangsung acara Pembinaan MOP di BPKB Kecamatan Girisubo. Acara berlangsung meriah dan "gayeng", dihadiri oleh Endang Ismiyati, AMd Keb, SKM, Kasipel mewakili Camat Girisubo, Kasi KS DP3AKBPMD Gunungkidul, Moh Amirudin, SSos, bidan KIA-KB Sumiyati, AMd Keb dari UPT Puskesmas Girisubo, jajaran PKB Girisubo, Kasipel se-Girisubo, Koordinator PPKBD dan perwakilan PPKBD se Girisubo.

      Yang menarik, acara ini juga dihadiri oleh 3 akseptor MOP dari Jepitu, Girisubo, yakni Probo Hubrianto (42 tahun), Ridwan (60 tahun) yang nota bene mantan kades Jepitu, dan Kamtiya (50 tahun). Ketiganya memberikan testimoni tentang pengalamannya selama menjalani operasi MOP dan kehidupan sehari-harinya sekarang setelah menjadi akseptor.

      Dalam sambutannya, Endang Ismiyati mengajak hadirin untuk menjadi agen informasi kepada masyarakat tentang program KB Pria, dalam hal ini MOP. "Sampaikan pada masyarakat bahwa program ini sangat baik, tidak ada masalah apa pun sebagaimana yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Salah jika ada yang menganggap MOP menggangu vitalitas," tegas Endang.

      Dalam testimoninya, Ridwan mengatakan bahwa operasinya MOP itu hanya sebentar dan tidak sakit sama sekali, hanya seperti digigit semut. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan kejantanannya. "Meski umur saya sudah 60 tahun, tetapi semangat saya dalam kehidupan seksual justru seperti orang muda. Makanya banyak yang heran sama saya," ujar Ridwan sambil tertawa.

      Pernyataan Ridwan diamini oleh Probo Hubrianto, akseptor MOP yang lain, yang hari itu juga memberikan testimoninya. Pria beranak 3 ini ikut MOP karena sayang istri. "Daripada istri repot dengan alkon ini itu, mending saya yang ikut KB. Saya ini penggiat keluarga harmonis," ujar Probo bangga. Testimoninya bisa dilihat di sini: TESTIMONI MOP

     Bidan Sumiyati, AMd Keb, dalam materinya membahas panjang lebar tentang kontrasepsi MOP seperti cara kerjanya, tindakan operasinya, keuntungan dan kerugiannya, dan seterusnya. Peserta sangat tekun dan antusias mendengarkan materi Sumiyati. Bidan KIA KB Puskesmas Girisubo ini mengajak hadirin untuk menyukseskan program ini, demi meningkatkan kesertaan KB pria di Girisubo yang masih minim. "Sebagai tokoh masyarakat, bapak dan ibu sekalian berperan penting dalam memasyarakatkan program ini," kata Sumiyati.

      Amirudin, Kasi KS Bidang KB DP3AKBPMD dalam materinya lebih menekankan pada masalah keharmonisan rumah tangga yang harus diprioritaskan oleh setiap keluarga. Dikatakan oleh Amir, bahwa dengan menjadi peserta KB pria, yakni MOP, keharmonisan rumah tangga bisa terwujud sesuai harapan. "Dalam banyak testimoni, peserta MOP itu tidak berkurang vitalitasnya. Ini kan bagus. Istri juga merasa diuntungkan ketika justru suaminya yang ikut KB," ujar Amir.(*) [gus broer, girisubo]





Tidak ada komentar:

Posting Komentar