Kamis, 14 September 2017

Sekda DIY: "Bersama Mitra Kerja, BKKBN Harus Ambil Peran dalam Membangun Keluarga Indonesia!"

Rabu (13/9) berlangsung acara seminar "Telaah Program Kependudukan, KB, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) DIY" di Hotel Inna Garuda Jl Malioboro, Yogyakarta. Acara yang mengambil tema "Percepatan Capaian Program KKBPK DIY Bersama Mitra Kerja" ini dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya, Hymne Keluarga Indonesia, Mars KB, dilanjutkan dengan doa dan laporan penyelenggara yang disampaikan oleh Dra Elyana Nurastuti.

      Dalam paparan Elyana, BKKBN diamanatkan untuk mensukseskan Nawacita Presiden Jokowi yang ke 3, 5, dan 8, terkait dengan UU No 23 th 2014. Dalam pada itu, capaian program KKBPK di DIY adalah sbb: PA DIY: 88,77, sementara Gunungkidul: 99,391 persen; Capaian PB DIY: 24,77 persen, sementara Gunungkidul: 22,06 persen. Sehingga, PA DIY ada di angka 75,27 persen dan untuk Gunungkidul di kisaran 79,27 persen.

       Selama ini BKKBN DIY telah mencanangkan kegiatan strategis dalam 2017 ini, al: di bidang kependudukan ada rumah data, pojok kependudukan, dansekolah siaga kependudukan  yang merupakan hasil kerja sama dengan UMY dan SMA Bopkri Yogyakarta. Selain itu, juga telah dibentuk Kampung KB sebanyak 50 titik di DIY.

      Dalam acara ini juga disahkan penandatanganan kerjsama BKKBN DIY dengan UAD dan STPMD tentang "Peningkatan Pengembangan SDM melalui Penelitian Bidang Kependudukan".

      Pembukaan seminar kali ini oleh Sekda DIY, Ir Gatot Sapardi. Dalam sambutannya, Gatot menyatakan bawha BKKBN sudah hampir setengah abad berkiprah dengan tujuan awal untuk menurunkan AKI, dan kemudian ternyata berdampak juga pada penurinan TFR, dan peningkatan kualitas keluarga. Tujuan ini, kata Gatot, harus tetap kita pertahankan. "Permasalahan yang kita hadapi saat ini adalah masih ada ketimpangan pendapatan dan kemiskinan, juga bergesernya nilai-nilai keluarga. BKKBN harus mengambil peran menangani masalah-masalah ini, dengan kerjasama beserta mitra kerja, perguruan tinggi, lintas sektor, untuk mengembalikan peran keluarga untuk wujudkan kesejahteraan," tegas Gatot.


      Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan paparan pembangunan kependudukan dan kesehatan oleh pembicara dari BKKBN DIY dan Dinkes DIY.(*) [edy pranoto, Playen]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar