Rabu, 11 Oktober 2017

Sukses! Evaluasi P2WKSS Desa Ngalang, Gedangsari

Selasa (10/10) berlangsung kegiatan Evaluasi P2WKSS di Desa Ngalang, Gedangsari, dengan dusun sampel Nglaran dan Ngalang.



Ketikan tim evaluasi datang di Dusun Nglaran, mereka disambut dengan kesenian gejok lesung yang selanjutnya tim dibagi ke beberapa titik sentra kegiatan: budi daya jamur tiram, kelompok BKL, keterpaduan BKB, Yandu/SDIDTK, dan PAUD dan ke sentra budi daya ikan air tawar. Setelah itu, kunjungan berakhir di sampel rumah sehat.

Pada dusun sampel yang ke dua, yakni Dusun Ngalang, tim disambut dengan kegiatan PIK-R Cemerlang, rumah produksi dan Kelompok BKR Lestari. Pada sentra kegiatan berikutnya, tim evaluasi melihat rumah sehat, pemanfaatan biogas, sambil di suguhi kesenian jatilan yang dibawakan remaja Dusun Ngalang.

         Setelah tim merasa cukup melihat sampel dusun binaan P2WKSS, acara dilanjutkan dengan paparan kegiatan P2WKSS di Desa Ngalang.

        Dalam paparanya, ibu Kades yang sekaligus ketua tim penggerak PKK dan P2WKSS, Heni Hartati, menjelaskan, "Dengan adanya lomba P2WKSS banyak pengaruh positif bagi masyarakat, seperti lingkungan bersih, PHBS dilaksanakan, dan kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat. Capaian kesertaan KB di sini juga tinggi. Per September sudah di angka 79%. Diharapkan kedepan setelah ada evaluasi dari tim, terkait dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pemasaran produk, akan lebih meluas, tentunya dengan memperbaiki kemasan dan di carikan PIRT." 
        Dari 18 kriteria penilaian P2WKSS hampir semua tercapai dengan memuaskan. Program yang  menonjol yaitu adanya MoU menunda usia nikah dan adanya kanpanye lewat lagu "Ayo Tunda Usia Menikah (Ayunda Si Menik). [klip video lagu tersebut bisa dilihat di sini: Ayunda Si Menik]

       Adanya forum anak diapresiasi oleh tim evaluasi. Program  yang baik dilaksanakan dengan konsisten, dan hal tersebut terbukti dengan hasil penurunan kasus pernikahan usia dini. Pesan dari tim evaluasi DIY, bahwa kegiatan evaluasi P2WKSS masih banyak dan didominasi kaum ibu. Harapan ke depan perlu ditingkatkan konsolidasi dan partisipasi kaum bapak sebagai sarana berbenah diri untuk menuju kondisi yang lebih baik lagi.(*) [purwadi, gedangsari]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar