Senin, 20 November 2017

Bidan Ajak Kader Poktan Girisubo Jadi Agen PUP

     Selasa (7/11) menjadi hari yang spesial bagi para kader Poktan di Kecamatan Girisubo. Pasalnya mereka dapat berkumpul bersama dalam even "Orientasi Promosi Kesehatan Reproduki Melalui Pendekatan Siklus Usia Bagi Kelompok Kegiatan" yang diselenggarakan oleh Perwakilan BKKBN DIY bekerjasama dengan BPKB Girisubo. Mereka terdiri atas kader BKB, BKR, BKL, UPPKS, dan PIKR se-Kecamatan Girisubo.

     Acara dimulai pada jam 09.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB yang dipimpin oleh kader. Camat Girisubo, yang diwakili oleh salah satu staf Kecamatan, Suyatno, berkenan memberikan sambutannya. Camat mengaku sangat gembira dengan kegiatan semacam ini dan berharap bisa semakin meningkatkan kualitas SDM kader dan selanjutnya bisa berdampak bagi kepentingan warga Girisubo secara umum.

     Pembicara dalam even ini adalah Kasi KS DP3AKBPMD Gunungkidul, Moh Amirudin, SSos, dan bidan pengampu program Kespro UPT Puskesmas Girisubo, Debora Apriliani, AMd Keb. Dalam materinya Amirudin menyampaikan sebuah poin penting tentang manfaat program KB yang sudah bisa kita rasakan sekarang, yakni berkurangnya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Hal ini, kata Amirudin, harus terus kita pertahankan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Dulu, ada masa di mana kita menganggap kematian ibu saat bersalin atau kematian bayi sebagai sesuatu yang lumrah. Tapi sekarang, itu fenomena luar biasa yang harus kita antisipasi dengan sebaiknya-baiknya," papar Amirudin.

     Sementara itu, bidan Debora menyampaikan materi ihwal bahaya-bahaya apa saja yang mungkin menghadang kepada remaja yang menjadi pelaku pernikahan dini. Beberapa penegasan penting Debora antara lain, bahwa remaja belum siap secara fisik, mental, sosial, dan ekonomi untuk memasuki kehidupan rumah tangga. Ditegaskan oleh pemilik BPS Balong Girisubo ini, bahwa kasus-kasus kanker serviks atau KLR (kanker leher rahim) salah satu pemicunya adalah nikah dini. "Maka di sini saya mengajak ibu-ibu dan adik-adik remaja kader Poktan semua, mari bersama-sama menjadi agen PUP (pendewasaan usia perkawinan). Sebagai kader, tentu Anda semua akan menjadi panutan masyarakat. Jika masyarakat sudah memiliki cara pandang yang benar, dan mereka kemudian tidak mempraktikkannya, maka ke depan Girisubo akan bebas dari kasus nikah dini," ujar Debora.(*) [sabrur, girisubo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar