Jumat, 23 Maret 2018

Kepala DP3AKBPMD Apresiasi "GEMAS ANDINI" Dusun Brongkol, Purwodadi, Tepus

Senin (19/3), bertempat di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus dilaksanakan Evaluasi Perkembangan Desa oleh Tim Evaluasi Tingkat Kabupaten Gunungkidul yang berjumlah 30 orang dari unsur Dinas/OPD Kabupaten Gunungkidul. Rombongan tim dipimpin oleh Kepala DP3AKBPM Desa Kabupaten Gunungkidul, Sujoko, SSos, MSi.
Tim Evaluasi tiba diwilayah Desa Purwodadi di Padukuhan Gesing II. Tim disambut oleh Kepala Desa Purwodadi didampingi oleh Camat Tepus beserta Muspika dan unsur-unsur lembaga desa, tokoh masyarakat, karang taruna, tak ketinggalan semua lapisan masyarakat Desa Purwodadi. Ketua rombongan, Sujoko, SSos, MSi, langsung dikalungi bunga oleh salah seorang anggota karang taruna Desa Purwodadi.

Selanjutnya tim diantarkan menuju kegiatan UMKM untuk melihat hasil industri warga masyarakat setempat. Selesai kegiatan di UMKM, ketua tim bersama rombongan diantar menuju Taman Kehati memakai transportasi mobil Jeep. Di Taman Kehati, kepada tim diperlihatkan berbagai tanaman buah dan bunga yang dibudidayakan oleh warga sekitar.

Tim kemudian melanjutkan perjalanan bersama Kepala Desa, Muspika Kecamatan Tepus, beserta tokoh masyarakat, menuju ke Padukuhan Brongkol. Sampai di Balai Padukuhan Brongkol, tim disambut oleh Dukuh, tokoh masyarakat, kader PKK, serta semua warga padukuhan. Tim langsung disuguhi atraksi tarian hasil kreasi dari warga Padukuhan Brongkol.

Setelah itu, acara dilanjutkan pemaparan oleh Dukuh Brongkol, Jaka Supriyana. Dukuh mengatakan bahwa  hasil kegiatan dan pencapaian pembangunan yang dilaksanakan di Padukuhan Brongkol berkat bersatu padu, kekompakan, dan gotong royong warga masyarakat. Menurut Jaka, Padukuhan Brongkol dalam menjalankan pemerintahan dibantu oleh  4 ketua RT dan 1 ketua RW. Luas wilayah Brongkol  106.8510 Ha,  jumlah Kepala Keluarga 112 jumlah, jumlah jiwa 468, laki-laki 233 dan perempuan 235. Pekerjaan paling banyak petani sejumlah 290, PNS 3, pensiunan 2, wiraswasta 139, lainnya buruh harian. Sarana beribadah masjid 1,  semua warga padukuhan mayoritas beragama Islam. Sarana Pendidikan Pos PAUD dan TK.

Dukuh melanjutkan, bahwa ada juga kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan warga, misalnya arisan dan pertemuan masing-masing RT yang dihadiri oleh kepala keluarga, pengurus RT, ketua RW, dan Dukuh untuk membahas permasalahan yang ada dan merencanakan program pembangunan.

Kegiatan yang dilakukan oleh ibu-ibu seperti arisan dan pertemuan PKK, dasawisma, dll, papar Jaka, adalah untuk menciptakan ketahanan  keluarga dan keluarga sejahtera, karena diintegrasikan dengan kelompok BKB, BKR, BKL, serta Kelompok UPPKS. Pertemuannya dilaksanakan sekali dalam sebulan. Pembianya adalah Dwi Listyandari, AMd Gizi,  Penyuluh KB Desa Purwodadi dan Koordinator PKB Kecamatan Tepus Edy Subambang, SSos.

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, lanjut Jaka, ada juga peran ibu-ibu membuat makanan olahan dari hasil bumi setempat berupa peyek dari daun talok, criping ketela dan pisang, getuk ubi, tempe, serta warung kebutuhan harian yang contoh sebagiannya didisplay sebagai tim bisa melihatnya sendiri dan dipersila mencicipi dengan senang hati.

Tidak kalah pentingnya, lanjut Jaka, bahwa kiprah muda-mudi yang dibingkai dalam wadah unit Karang Taruna Padukuhan Brongkol sangat membantu bagi masyarakat Padukuhan Brongkol. Karang taruna, disamping melakukan kegiatan kepemudaan olah raga, kelompok belajar, remaja masjid, juga dapat menciptakan persewaan tenda kursi. Inilah yang sangat membanggakan masyarakat Padukuhan Brongkol.

Selesai pemaparan Dukuh, dilanjutkan pembacaan deklarasi “Bebas Narkoba dan Gemas Andiri (gerakan masyarakat anti nikah dini)” oleh unit Karang Taruna Padukuhan Brongkol, dilanjutkan penandatanganan deklarasi oleh ketua RT, ketua RW, Dukuh, Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa, Koordinator PKB, Kepala UPT Puskesmas Tepus II, Kepala KUA, Camat Tepus beserta Muspika, dan diketahui oleh ketua tim, Kepala DP3AKBPM Dan Desa Kabupaten Gunungkidul, Sujoko, SSos, MSi.

Selesai penandatanganan, Sujoko, SSos, MSi, menyampaikan sambutan sejenak. “Saya senang dan sangat bahagia, bahwa lomba desa yang disaksikan semua unsur lembaga dan lapisan masyarakat, sehingga jelas sekali  menunjukkan rasa guyub rukun dan gotong royong warga. Itulah ciri khas masyarakat Gunungkidul yang selalu mengedepankan kebersamaan. Berbagai capaian dan atraksi yang tadi ditunjukkan, mengindikasikan bahwa perkembangan dusun sampel ini sudah maju. Mari terus kita tingkatkan. Saya juga sangat mengapresiasi inisiatif karang taruna untuk mendeklarasikan ‘Bebas Narkoba dan Gemas Andini’. Ini sudah gerakan moral yang sangat bagus dan patut dicontoh, karena akan menyadarkan pentingnya generasi mendatang yang berkualitas. Narkoba menjadi ancaman bangsa karena merusak generasi. Nikah dini juga masih tinggi angkanya di Gunungkidul, jadi harus ada gerakan dan kesadaran untuk mengampanyekan pentingnya pendewasaan usia perkawinan,” ujar Sujoko.

Selesai sambutan Kepala DP3AKBPMD, tim selanjutnya menuju ke Balai Desa Purwodadi untuk mengikuti tahapan evaluasi dan penilaian di balai desa, khususnya yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan desa. (*) [edi subambang, tepus]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar