Senin, 16 April 2018

Ketua TP PKK Playen: "Tribina Bisa Sebagai Sarana Tekan Kasus Stres dan Gangguan Jiwa"



Lantunan penuh semangat keluar dari kekompakan ibu-ibu kader IMP dan PKK se-Kecamatan Playen dalam menyanyikan Mars PKK yang disusul dengan Mars Gunungkidul Handayani. Ini sebagai tanda pembukaan pertemuan rutin PKK tingkat Kecamatan Playen yang diadakan setiap tanggal 28 perbulan.

Pertemuan dihadiri  oleh unsur Kasi Kesos Kecamatan, PKB, IMP desa, dan anggota PKK sejumlah 38 orang bertempat di Aula Kecamatan Playen. Dalam kesempatan ini kali, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Playen, Indiyati, SKM, MKes, mengajak semua pihak bergotong-royong mendukung secara aktif persiapan Perlombaan Desa yang jatuh pada taggal 2 April 2018 di Desa Ngawu. Untuk mewujudkan dukungan tersebut diagendakan setelah pertemuan PKK ini, di mana semua pihak diajak untuk langsung melakukan kunjungan pembinaan  baik administrasi maupun yang lain di Desa Ngawu.

Beliau mengharapkan bahwa melalui perlombaan desa akan memberikan semangat dan harapan baru untuk eksistensi berbagai kelompok kegiatan (Tri Bina, UPPKS, KWT, Kube, Gapoktan, dsb) yang akan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Ngawu. Beliau juga mengharapkan agar  pengurus Pokja kecamatan dalam kunjungan ke Desa Ngawu nanti segera mencermati kekurangan yang mungkin ada di sisi administrasinya, sehingga masih ada kesempatan untuk melakukan pembenahan.

Pokja I yang diketuai oleh Sumartini menyampikan ajakan pada lansia yang ada di Kecamatan Playen umumnya dan pengurus PKK desa khususnya untuk peduli pada nasib usila yang jumlahnya semakin besar dan membutuhkan perawatan serta kasih sayang. Oleh karena itu beliau menawarkan untuk mendirikan lembaga yang peduli pada lansia, seperti LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial ) Kinasih yang berada di Desa Dengok, Kecamatan Playen. Di lembaga Kinasih ini ada program Family Support dan Home Care bagi lansia. Lansia akan mendapatkan perawatan serta bantuan untuk mempermudah kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, khususnya bagi usila yang dependen, seperti bantuan penopang jalan kaki tiga, kaki empat, kaki dua maupun krak lengan.

Sementara itu dari Pengurus Pokja IV yang diketuai oleh Ny Barjono menyampaikan harapannya agar pengurus PKK tingkat desa segera melakukan pembenahan , penertiban serta penyempurnaan administrasi berbagai buku yang ada di PKK desa-dusun serta administrasi dikelompok kelompok kegiatan terkait dengan persiapan perlombaan Pengagungan HUT RI tahun 2018 nanti. Beliau juga menyinggung untuk segera menyiapkan diri kegiatan yang akan dilakukan di desa dalam menyambut Hari Kartini.

Sementara itu dalam kesempatan acara warna sari yang diisi oleh PKB Kecamatan Playen, disampaikan oleh Pak Edy Pranoto melalui paparan power point di LCD tentang Pencegahan , Pengelolaan Gangguan Jiwa oleh Keluarga Dalam Rangka Menekan Kasus Bunuh Diri di Kecamatan Playen. Di sini ditekankan perlunya anggota keluarga saling berkumpul,  berinteraksi, serta saling peduli. Hanya dengan saling peduli sesama anggota keluarga maka kasus gangguan jiwa akan bisa ditekan perkembangannya. Diharapkan melalui kepedulian pada anggota keluarga, akan terdeteksi gejala-gejala yang mungkin muncul disaat ada anggota keluarga yang mengalami stress. Sebelum berlanjut seseorang dari stres ketingkat lebih tinggi, yaitu depresi sampai schizofrenia maka anggota keluarga yang lain harus segera melakukan penanganan baik itu perlakuan terapi sosial maupun pengobatan dini di Puskesmas.  Karena gangguan jiwa itu bisa menimpa pada siapa saja dan angkanya di Kecamatan Playen juga cukup tinggi , sebagian dari mereka yang sudah pada taraf depresi biasanya berakhir dengan melakukan tindakan bunuh diri, maka sangat penting bagi keluarga untuk mengenal sebab, gejala dan tindakan yang diperlukan untuk mengelola seseorang dengan gangguan kejiwaan. Selaku pembicara , beliau mengakhiri dengan mengajak anggota keluarga untuk terus bersikap syukur, sabar, meningkatkan keimanan, pemahaman  serta  sikap tawakal dalam menghadapi kasus gangguan kejiwaan dalam keluarga.

Pertemuan diakhiri dengan harapan Ibu Camat, selaku Ketua TP PKK Playen, kepada seluruh pengurus PKK agar pengetahuan tentang gangguan kejiwaan dan pengelolaannya ini bisa diteruskan di tingkat desa sampai dusun melalui pertemuan diberbagai kelompok kegiatan seperti BKB, BKR, dan BKL. Tribina, kata Bu Camat, bisa sebagai sarana cegah kasus stress dan ganguan jiwan. Sehingga, ke depan, harapan untuk menekan kasus bunuh diri bisa dicapai dan upaya menciptakan keutuhan, kebahagiaan keluarga bisa diwujudkan. (*) [edy pranoto, playen]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar