Jumat, 11 Mei 2018

Bupati Canangkan Bulan Bhakti Gotong-Royong Masyarakat XV Tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018


Senin (7/5) Desa Ngeposari, Semanu, “ketiban sampur”, karena menjadi lokasi pencanangan Bulan Bakti Gotong-Royong Maysrakat ke XV Tingkat Kabupaten Gunungkidul. Hadir dalam acara ini Ketua DPRD Gunungkidul, Bupati beserta jajaran Muspida, seluruh kepala OPD Kabupaten Gunungkidul, seluruh Camat, Kasi PMD, Koordinator PKB, kepala desa, dan ketua LPMD desa se-Kabupaten Gunungkidul.



Sebelum acara pencanangkan BBGRM dimulai, ada beberapa rangkaian kegiatan pendahuluan, diantaranya adalah adanya acara peresmian gapura “Wisata Jlamprong” yang diresmikan oleh Bupati Gunungkidul, Hj Badingah, SSos, yang didampingi Kepala DP3AKBPM dan D, Sujoko, SSos, beserta Camat Semanu dan Kades Ngeposari, yang disaksikan oleh perangkat desa, dukuh, dan tokoh masyarakat Desa Ngeposari, serta dimeriahkan dengan atraksi seni oleh Paguyuban Seni Thoklik  “Laras Madya”.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan dengan penandatangan prasasti yang sudah disiapkan oleh panitia. Kemudian, Bupati dan rombongan bergerak menuju ke Padukuhan Mojo, Ngeposari, dengan melewati area wisata Embung Jlamprong yang menjadi obyek wisata terbaru di Ngeposari.
Sesampainya Bupati dan rombongan di Mojo, mereka disambut oleh masyarakst dan apparat Pemerintah Desa serta tokoh dan lembaga desa, Karangtaruna, dengan sangat meriah. Ada sambutan  dengan tampilan atraksi kesenian reog.
Di Mojo, Bupati dan rombongan melihat kegiatan masyarakat yang sedang melakukan gotong-royong membuat lapangan olah raga dengan swadaya murni masyarakat Padukuhan Mojo. Setelah itu, kemudian Bupati dan semua rombongan menuju ke Balai Desa Ngeposari dengan dikawal oleh anggota Karangtaruna, anggota Polsek Semanu, unsur pegawai Kecamatan Semanu, serta dari perangkat desa Ngeposari.
Di Dalai Desa itulah kemudian acara pencanangan BBGRM ke-IV dilaksanakan. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikam lagu Indonesia Raya, pentas tari Gambyong, kemudian menyanyikan lagu-lagu: Mars PKK, Mars KB, Gunungkidul Handayani, Ayunda Si Menik, Mars PHBS, dan Jangkrik Genggong.
Setelah itu, dibacakan SK kejuaraan Evaluasi Perkembangan Desa tahun 2018, dilanjut dengan laporan Kepala DP3AKBPM dan D. Kepala DP3AKBPM&D, Sujoko, SSos, MSi, mengatakan bahwa tema BBGRM XV tahun ini adalah, “Dengan Bulan Bhakti Gotong-Royong Masyarakat Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa Sebagai Mitra Pemerintah Desa.” Tujuan kegiatan ini, lanjut Sujoko, adalah untuk melestarikan nilai-nilai gotong-royong yang tumbuh dan berkembang di masyarakat sebagai bagian dari sistem nilai budaya bangsa untuk memperkuat tanggung jawab sosial masyarakat serta memperkokoh NKRI. Sedangkan sasarannya, kata Sujoko, adalah meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat, meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kemitraan antara desa dengan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, serta meningkatkan rasa memiliki dan rasa tanggungjawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan.
Sujoko memaparkan, bahwa bermacam kegiatan telah dilaksanakan selama kurun waktu 2017 dalam rangka pemberdayaan masyarakat sebagai manifestasi kegotongroyongan, misalnya pembangunan dan gotong royong atas inisiatif masyarakat seperti pemugaran balai desa, pembangunan balai pedukuhan, rehabilitasi sarpras lingkungan dalam rangka kegiatan lomba desa, dll. Selain itu, ad juga partisipasi dan gotong-royogn masyarakat dalam pembangunan sebagai imbangan program baik yang didadani APBDesa maupun dana APBD seperti stimulan pembuatan talud, jalan desa, pembangunan gedung pendidikan, dan sebagainya.
Terakhir Sujoko meminta kepada Bupati agar berkenan memberi sambutan dan pengarahan, dilanjutkan pencanangan BBGRM ke XV tahun 2018, serta memberikan penghargaan lomba desa dan pemberian bantuan RTLH serta jamban sehat secara simbolik kepada perwakilan masyarakat penerima bantuan stimulant tahun ini.
Seusai sambutan Kepala DP3AKBPM&D, acara dilanjutkan dengan pemberian-pemberian mencakup: lomba desa (juara 1-3), kejuaraan 5 pilar (5 peserta), simbolis sertifikat peserta PTSL (10 peserta), simbolis pemberian stimulant jamban sehat dan RTLH (masing-masing 5 peserta), simbolis batan sosial tahun 2018 (3 peserta), serta simbolis bantuan sembako dari BDG sebanyak 10 paket.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati Gunungkidul, sekaligus membuka pencanangan BBGRM Gunungkidul tahun 2018. Dalam sambutannya Bupati Gunungkidul, Hj Badingah, SSos, menyampaikan terimakasih kepada Kepala DP3AKBPM dan D, Sujoko, SSos, MSi, atas terselenggaranya acara ini dengan sangat meriah dan luar biasa. Badingah juga memberikan apresiasi serta menghimbau kepada seluruh hadirin agar momen BBGRM ke XV ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menyarankan kepada semua OPD supaya menggelorakan gotong-royong kepada madyarakat.  Setelah menyampaikan sambutan, Bupati menandai pencanangan BBGRM XV tahun 2018 dengan menabuh gong.
Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri dan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Semanu.(*) [Sujadiyono & Sabrur/Semanu-Girisubo]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar